Sejarah Glutathione

hopkins

Sir Hopkins Frederick Gowland

Pemikiran Glutathione pertama kali ditemukan oleh De-Ray-Pailhade di tahun 1888. Namun, Sir Hopkins Frederick Gowland kemudian yang pertama kali mendalami tentang Glutathione pada tahun 1926 yang mengarah ke pemahaman sesuatu yang kuat dari dalam tubuh dan berusaha menjelajahi perannya sebagai anti-oksidan dan anti-racun.

Penemuan dan karakterisasi Glutathione digambarkan dalam jurnal biologi-kimia. Hopkins mengakui pentingnya Glutathione sebagai hidrogen-acceptor di sejumlah reaksi biokimia. Hopkins juga mengamati cara tubuh memproduksi Glutathione, dan juga mengamati bagaimana sel tubuh akan hancur dari kerusakan radikal bebas yang besar karena kekurangan Glutathione.

Glutathione adalah pelindung yang paling penting dari sel. Salah satu aksinya adalah langsung memadamkan “reaktif radikal hidroksil bebas”, “radikal oksigen bebas lainnya”, dan pusat-pusat radikal pada DNA dan biomolekul lainnya.

Glutathione juga melindungi kulit, lensa, kornea, dan retina terhadap kerusakan karena radiasi dan biokimia, detoksifikasi di hati, ginjal, paru-paru, usus, dan organ lainnya.

Glutathione CozmoExtents sebagai asupan tambahan secara oral untuk memenuhi kecukupan glutathione tubuh sehingga tubuh tetap terjaga dari kerusakan yang disebabkan oleh radikal bebas.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s